Jika Ini Rasanya

Shopee Lokal Day Banner Ad

Lirik Lagu Xkatira – Jika Ini Rasanya menghadirkan karya yang penuh nuansa melankolis dan refleksi tentang rindu yang dipendam dalam diam. Ditulis oleh Ari Pujangga dan dirilis pada 13 Februari 2026, lagu ini memadukan lirik puitis dengan suasana yang tenang, seolah mengajak pendengar menyelami ruang hati yang masih menyimpan kenangan.

Melalui “Jika Ini Rasanya”, Xkatira menggambarkan perasaan seseorang yang memilih berserah ketika rindu tidak lagi bisa diungkapkan secara langsung. Setiap bait menuturkan tentang ingatan, doa, dan luka yang perlahan diterima sebagai bagian dari perjalanan hidup. Dengan metafora yang lembut dan emosional, lagu ini menghadirkan pesan tentang kesabaran, keikhlasan, serta cara mencintai tanpa harus memiliki.

Lirik Lagu Jika Ini Rasanya

[Intro]
Di hujung malam yang panjang
Aku sebut namamu pelan
Tak berani terlalu terang
Takut rindu jadi tangisan
Ada langkah yang aku kenal
Walau ruang ini kian asing
Jika kau hadir dalam ingatan
Biarlah ia singgah sebagai tenang

[Chorus]
Jika ini rasanya
Ajarlah ia bersabar
Aku tidak memanggil
Aku hanya berserah

[Verse 1]
Aku simpan sebutan dalam sebutir sunyi
Sunyi disulam dari sisa bunyi
Yang tak terucap beranak di hati
Hati berlapik, lapik berlapang diri
Rindu tak datang sebagai rasa
Ia menjelma sebagai ruang bernyawa
Kadang berbau kenangan lama
Kadang bersuara tanpa kata
Aku memanggil tanpa suara
Menunggu tanpa waktu bernama
Yang jauh tak pernah benar-benar tiada
Cuma berpindah alamat cahaya
Langkah ku ukur dengan doa tertinggal
Doa tak diminta, hanya terlepas
Jika ini luka yang belajar kekal
Biarlah ia hidup sebagai bekas

[Chorus]
Jika ini rasanya
Ajarlah ia bersabar
Aku tidak memanggil
Aku hanya berserah

[Bridge]
Rindu yang tak pandai sembuh
Disimpan lama sampai sakit itu jadi aku

[Verse 2]
Aku hanyut di lipatan ingat yang berulang
Ulang menekan dada, dada belajar tenang
Yang pernah memanggil kini tinggal bayang
Bayang memanjang di lantai kenang
Rindu mengalir tanpa tebing bernama
Membawa sisa tawa, sisa aroma
Ada detik yang enggan binasa
Hidup sebagai gema di sela doa
Aku memungut waktu yang terjatuh
Menyusunnya jadi diam yang patuh
Yang tak sempat kuucap penuh
Kini berbunyi dalam degup yang luluh
Jika aku karam dalam ingatan
Biarlah karammnya mengajar ikhlasan
Kerana yang pergi tak pernah hilang
Cuma mendiam di dasar yang terang

[Chorus]
Jika ini rasanya
Ajarlah ia bersabar
Aku tidak memanggil
Aku hanya berserah

Shopee Lokal Day Banner Ad