Aku Jatuh Lagi

Shopee Lokal Day Banner Ad

Lirik Lagu Xkatira – Aku Jatuh Lagi menghadirkan karya reflektif yang sarat dengan pengakuan diri, penyesalan, dan harapan untuk kembali kepada jalan yang benar. Ditulis oleh Ari Pujangga dan dirilis pada 3 Juli 2026, lagu ini memadukan lirik puitis dengan nuansa spiritual yang mendalam, sehingga terasa seperti dialog batin antara manusia dan Tuhannya.

Melalui “Aku Jatuh Lagi”, Xkatira menggambarkan pergulatan seseorang yang terus berusaha berubah namun berkali-kali kembali terjatuh pada kesalahan yang sama. Setiap bait menyoroti konflik antara keinginan untuk bertobat dan kelemahan diri yang sulit ditinggalkan. Dengan bahasa yang emosional dan penuh makna, lagu ini menjadi pengingat bahwa pintu ampunan selalu terbuka bagi mereka yang ingin kembali, meski perjalanan menuju perubahan tidak pernah mudah.

Lirik Lagu Aku Jatuh Lagi

[Intro]
Aku lagi, jatuh, tak lagi
Jatuh lagi, ulang, tak lagi
Maaf lagi, janji, tak lagi
Janji lagi, mungkir lagi
Ya Rabb, aku lagi
Forgive me, I’m sorry
Aku, aku, ulang lagi
Dalam aku, hilang lagi
Aku, aku, ulang lagi

[Verse 1]
Aku melangkah dalam lengah yang terpelihara
Terpelihara zahir batin ku merata-rata
Merata dalam fikir yang tak pernah reda
Reda hanya di bibir, bukan pada jiwa
Aku meminjam tenang dari wajah yang tenang
Tenang yang dipinjam, pulang jadi hutang
Hutang pada rasa yang ku tangguh-tangguh
Tangguh sampai luka jadi sahabat yang teguh
Aku ini pelakon pada pentas bernyawa
Bernyawa dalam skrip yang ku karang sendiri
Sendiri menipu, sendiri yang percaya
Percaya pada dusta yang ku ulang tiap hari
Aku simpan malam dalam lipatan siang
Siang ku hias, malam ku telan seorang
Seorang berteman bayang yang tak bernama
Bernama dosa yang ku panggil “biasa”

[Chorus]
Aku jatuh lagi dalam diri sendiri
Sendiri memaaf, sendiri mengkhianati
Aku jatuh lagi pada jalan ku tahu
Tahu itu salah tapi tetap ku tuju
Ampun ku ulang, ulang tanpa malu
Malu ku hilang, hilang dalam nafsu
Aku, aku kembali lagi
Dalam aku, aku mati lagi

[Verse 2]
Aku menadah sunyi dalam riuh yang padam
Padam bukan tiada, cuma sengaja ku diam
Diam menutup retak pada cermin jiwa
Jiwa ku kenal aku, walau dunia tak tahu
Aku menganyam dosa dalam benang kebiasaan
Kebiasaan yang lama jadi adat perasaan
Perasaaan tumpul pada getar penyesalan
Penyesalan hadir, tapi sekadar singgahan
Aku hafal jalan pulang tapi kaki berpaling
Berpaling bukan sesat, cuma sengaja asing
Asing dari cahaya yang pernah ku genggam
Genggam seketika, lalu ku lepaskan dalam
Aku tanya diri dalam bahasa yang hilang
Hilangkah aku, atau aku yang menghilang?
Menghilang dalam wujud yang masih bernama
Bernama hamba, tapi jauh dari-Nya

[Bridge]
Aku tunduk, bukan kerana taat
Tapi letih memikul wajah yang berlapis
Ya Rabb, jika jatuh ini bahasa aku
Maka ampun itu harapku
Aku pulang, bukan kerana layak
Tapi kerana pintu-Mu tak pernah tertutup
Astagfirullah, lisan ku sebut, hatiku tersangkut
Antara ingin berubah dan takut berubah
Jika ini aku yang sering kembali
Terimalah aku walau aku selalu pergi

[Chorus]
Aku jatuh lagi dalam diri sendiri
Sendiri memaaf, sendiri mengkhianati
Aku jatuh lagi pada jalan ku tahu
Tahu itu salah tapi tetap ku tuju
Ampun ku ulang, ulang tanpa malu
Malu ku hilang, hilang dalam nafsu
Aku, aku kembali lagi
Dalam aku, aku mati lagi

Shopee Lokal Day Banner Ad