Merah!

Lagu “Merah!” dari Yaph mengangkat tema perjuangan, pengorbanan, ketidakadilan, dan perlawanan terhadap penindasan. Melalui lirik yang tegas dan penuh gambaran konflik, lagu ini menyoroti penderitaan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, suara yang dibungkam, serta kehidupan anak-anak yang terancam akibat kekerasan dan perebutan kekuasaan.

Pada bagian verse, Yaph menggambarkan dunia yang dipenuhi keserakahan, kebohongan politik, dan konflik bersenjata. Gambaran air mata, tembok pemisah, serta suara masyarakat yang tidak didengar memperkuat kritik terhadap ketidakadilan dan dampak kemanusiaan dari peperangan. Liriknya juga mempertanyakan makna keadilan ketika orang-orang yang tidak bersalah harus menanggung penderitaan akibat keputusan dan ambisi pihak yang berkuasa.

Bagian chorus menegaskan keberanian menghadapi tantangan dan kesiapan untuk mempertahankan prinsip yang diyakini. Ungkapan “Lillāhi ta’āla” menambahkan dimensi spiritual, yang dapat dimaknai sebagai penyerahan niat dan perjuangan kepada Allah. Secara keseluruhan, “Merah!” menghadirkan refleksi tentang keberanian, keyakinan, dan penderitaan manusia di tengah konflik serta ketidakadilan. Lagu ini ditulis dan diproduseri oleh Muzaphar Solehin, serta dirilis pada 15 Oktober 2023.

Lirik Lagu Merah!

[Chorus]
Pertaruh nyawa berdepan
Hidup roda bagai satu pusingan
Gentar takkan pernah undur
Kalimat keramat jadi syukur
Janji mati jalan sudah ada atur
Jiwa sedia mulanya Lillāhi ta’āla

[Verse]
Merah bukan dendam kesumat ruang hitam
Menepis peluru cuma cebisan alam
Teroka bumi orang serakah rebut peluang
Rumah teduh kini hilang roman dalam gelanggang
Dipadam sejarah suara tak didengar
Cetusnya amarah bertikaman lidah
Politikus dunia yang dusta habis dimusnah
Dimamah amarah dan senjatanya bilah
Rusuhan dibuat, panji dah dikibar
Semua terlibat janji yang dikhabar
Air mata berdarah
Mendongak ke atas dan rebah lalu berserah
Anak kecil dibedil tembok-tembok pemisah
Mana datangnya adil, semua sudah dipecah
Menantikan kedatangan, empayar kan ditawan
Amaran dalam arahan, melawan akhir zaman

[Chorus]
Pertaruh nyawa berdepan
Hidup roda bagai satu pusingan
Gentar takkan pernah undur
Kalimat keramat jadi syukur
Janji mati jalan sudah ada atur
Jiwa sedia mulanya Lillāhi ta’āla

[Post-Chorus]
Oh Lillāhi ta’āla
Oh Lillāhi ta’āla
Oh Lillāhi ta’āla (Lillāhi ta’āla)
Lillāhi ta’āla

[Outro]
Pertaruh nyawa berdepan
Hidup roda bagai satu pusingan
Gentar takkan pernah undur
Kalimat keramat jadi syukur
Janji mati jalan sudah ada atur
Jiwa sedia mulanya Lillāhi ta’āla