Lagu “Masih Ada Disini” dari Yaph mengangkat tema kehilangan, kerinduan, penyesalan, dan pergulatan batin setelah ditinggalkan oleh seseorang yang sangat berarti. Melalui lirik yang personal dan emosional, lagu ini menggambarkan seseorang yang berusaha menjalani kehidupan sehari-hari sambil menanggung kesedihan yang belum sepenuhnya pulih. Di balik sapaan sederhana pada awal lagu, tersimpan perasaan rindu dan keinginan untuk menyampaikan hal-hal yang mungkin belum sempat terucapkan.
Pada verse pertama, Yaph menggambarkan beratnya menghadapi kehidupan ketika kondisi emosional semakin sulit dikendalikan. Kesibukan sehari-hari tidak serta-merta menghilangkan rasa sakit, terlebih ketika seseorang mulai memahami bahwa orang yang telah pergi dahulu juga mungkin menyimpan pergulatan batin yang tidak terlihat. Sementara itu, verse kedua mengungkapkan kelelahan, penyesalan karena merasa belum memberikan yang terbaik, serta kerinduan yang tetap bertahan meskipun perpisahan telah terjadi.
Bagian chorus menegaskan bahwa tokoh dalam lagu ini masih bertahan menjalani hidup, sembari menyimpan harapan agar orang yang telah pergi dapat beristirahat dengan tenang. Lirik tentang pusara dan doa memperkuat nuansa kehilangan seseorang yang kemungkinan telah meninggal dunia. Secara keseluruhan, “Masih Ada Disini” menjadi ungkapan tentang duka, rasa bersalah, dan kasih sayang yang tetap hidup melalui kenangan serta doa. Lagu ini ditulis oleh Bayu Setiawan, diproduseri oleh Yaph, dan dirilis pada 4 Februari 2026.
Lirik Lagu Masih Ada Disini
[Verse 1]
Assalamualaikum
Apa khabar kau di sana, harap semua okay
Tak banyak yang berlaku dalam hidup everyday
Eveready untuk hari-hari mendatang itu semua klise
Hari ini seperti semalam
Bangun pagi nak hadap dunia tentunya kau faham
Celik mata tengok famili jiwaku hadam
Sekarang ku tahu kenapa dulu kau banyak diam
Bah, tiada siapa peduli
Perasaan kita ni sakit tiada kenali
Sudah lali, sudah basi, rasa itu, rasa ini
Kecelaruan otak tidak dapat lagi berfungsi
Bila emosi kritikal
Jujur aku kata tak dapat fikir secara logikal
Perlukan dorongan
Psikologi klinikal aku terlalu artisikal
[Chorus]
Aku masih ada di sini
Nanti, pulang
Engkau yang telah pergi
Nanti, tenang
[Verse 2]
Bah, aku penat nak menghadap
Cuba untuk kuat tapi kadang terlelap
Berikan sebab mengapa perlu diungkap
Rumitnya rasa percaturan tak cukup lengkap
Lihat apa dah jadi dengan dunia
Sakit mata, sakit jiwa ku talah berita
Yang berbunuhan diberi mahkota
Yang baik pula darjatnya dipijak malah dihina
Bah, maaf tak dapat ziarah
Pusara kau terjaga atau dimamah tanah
Aku masih ada di sini
Cuma rasa diri ini jauh sebelum kau pergi
Layanan ku berikan belum pernah cukup
Perbualan terakhir kita wajah diserkup
Ironinya engkau yang aku panggil hidup
Selamanya doaku sampai penutup
[Chorus]
Aku masih ada di sini
Nanti, pulang
Engkau yang telah pergi
Nanti, tenang