Dah Lama Begitu

Lagu “Dah Lama Begitu” dari Yaph mengangkat tema pergulatan batin, kesepian, penderitaan emosional, dan perjuangan untuk bangkit dari masa-masa sulit. Melalui lirik yang lugas dan penuh luapan perasaan, lagu ini menggambarkan seseorang yang merasa kehilangan arah, berjuang menghadapi luka yang tidak diketahui orang lain, serta berusaha menemukan kembali jati diri di tengah tekanan kehidupan.

Pada verse pertama, Yaph menceritakan perubahan dalam dirinya setelah mengalami kehilangan dan menghadapi lingkungan yang terasa tidak mendukung. Liriknya menggambarkan bagaimana menulis dan berzikir menjadi cara untuk menghadapi pikiran yang membebani. Sementara itu, verse kedua mengungkapkan penderitaan yang semakin dalam, termasuk pikiran untuk mengakhiri hidup, sekaligus memperlihatkan keinginan untuk keluar dari keterpurukan dan menjadi pribadi yang lebih baik demi keluarga.

Bagian chorus menegaskan bahwa kehilangan tidak selalu berarti sesuatu telah lenyap untuk selamanya. Pesan ini dapat dimaknai sebagai pengingat bahwa keadaan sulit dan perasaan yang menyakitkan tidak harus menjadi akhir dari perjalanan seseorang. Secara keseluruhan, “Dah Lama Begitu” menyuarakan perjuangan menghadapi penderitaan batin, pentingnya menemukan jalan untuk bertahan, dan harapan untuk memperbaiki kehidupan. Lagu ini ditulis oleh Bayu Setiawan, diproduseri oleh Yaph, dan dirilis pada 5 Desember 2025.

Lirik Lagu Dah Lama Begitu

[Verse 1]
Dah satu dekat hilang dari radar
Berikan definisi kenal diri kalau tak kenal paling mahar
Kejam dunia ini, aku ingin keluar mencari sinar
Kemahuan sifar, yang tinggal hanya semangat berkibar
Aku tak seperti dulu, cuma mengadu, sakit jiwa tiada yang tahu
Tak kejar morfina, kejahilan lama itu cuma syurga sementara
Dikelilingi orang jahil, buta hati, buta alif ba ta
Terapi ku dalam nota, zikir dalam minda yang di penjara
Kini ku bukan macam dulu lagi
Engkau pergi, tinggalkan aku mati
Dibaluti khayalan, ku terbang tinggi capai langit, halusinasi
Bukan macam dulu lagi

[Chorus]
Hilang semua, tak bermakna hilang selamanya
Atas muka bumi dah merasa
Sampai satu hari nanti hilang entah ke mana
Hilang semua, tak bermakna hilang selamanya
Atas muka bumi dah merasa
Sampai satu hari nanti hilang entah ke mana

[Verse 2]
Aku cuba mengelar nadi untuk keluar dari penderitaan ini
Tika itu masih benak, tak tahu mana arah penyesalan
Ibu takkan tahu derita aku (jadi halimunan)
Tak siapa peduli kalau aku mati, mungkin itu jalan penyelesaian
Baru mereka tahu, baru mereka cari, di sebalik lagu yang dimainkan
Lain hari, lain cara perjalanan, lain kisah nak diceritakan
Mungkin selamatkan diri dari jadi mangsa kegelapan
Tak mahu kokahina, aku compose diri keluar dari dilema
Batu delima, delegasi ku di lima, dunia durhaka yang datang melamar
Harap ku takkan kembali macam semalam, nak jadi diri lebih baik untuk famili
Tak perlu faham, cuma perlu hadam
Lirik dalam kalam, tubuh ini tertanam

[Chorus]
Hilang semua, tak bermakna hilang selamanya
Atas muka bumi dah merasa
Sampai satu hari nanti hilang entah ke mana
Hilang semua, tak bermakna hilang selamanya
Atas muka bumi dah merasa
Sampai satu hari nanti hilang entah ke mana