Banner promo Vans Sneakers dengan tombol Shop Now.

Thufail Dan Mikropon

Lirik Lagu Thufail Al Ghifari – Thufail Dan Mikropon merupakan salah satu karya dari album Syair Perang Panjang yang dirilis pada tahun 2004. Lagu ini menampilkan gaya rap yang sarat dengan permainan diksi, referensi filsafat, budaya hip-hop, serta kritik terhadap berbagai ideologi dan cara pandang yang dianggap bertentangan dengan prinsip yang diyakini sang rapper. Dengan penyampaian yang lugas dan penuh metafora, lagu ini menjadi salah satu karya yang mencerminkan karakter khas Thufail Al Ghifari dalam merangkai lirik.

Melalui “Thufail Dan Mikropon”, Thufail Al Ghifari menegaskan identitas, kebebasan berpikir, dan sikapnya terhadap berbagai perdebatan seputar budaya, agama, hingga dunia hip-hop. Liriknya dipenuhi istilah filosofis, sejarah, dan kritik sosial yang mengajak pendengar untuk menafsirkan makna di balik setiap bait. Perpaduan teknik rap yang kompleks dan tema yang mendalam menjadikan lagu ini sebagai salah satu karya yang menonjol dalam perjalanan musik hip-hop Indonesia.

Lirik Lagu Thufail Dan Mikropon

[Intro: Jazakillah]
Ladies and gentlemen, please stand up from Barat Hijau Family, Thufail Al Ghifari!

[Chorus: Jazakillah & Friend]
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari

[Verse 1: Thufail Al Ghifari]
Proporsi batas definisi kulturasi hip hop kembali ke sudut O
Seratus delapan puluh derajat lebih t-lol dari Bagindo
Yang membuat prediksimu lebih membutut dari Vanilla Ice dan K-Ci and JoJo
Ketika Thufail masih bisa lebih keren walau tanpa rokok dan romeo
Persetan Danny Didan dan MTV Jam
Lebih saklek dari persepsi sensasional Senna tanpa minyak rem
Senyawa sperma
Sejarah hip hop dan sampah estetika
Mengencingi Hip Hop Indo dan distribusi jual beli kue-kue
Padat komentar revolusioner Pithecanthropus
Ku boomerang dalilmu tuk mampus
Idiot dan lebih primitif dari praktisi Meganthropus
Jika kau adalah padang gurun maka aku adalah kaktus
Tegar dan takkan terberangus
Kacamata tanpa filosofi yang tak memerlukan sensus
Sosialis berarti brutus
Mengemis utopis di selangkangan kapitalistik dan ingus
Tujuan revolusimu bagai analogi tubuh yang kehilangan usus
Prediksi maya sok mission impossible dan payah
Pengecut yang coba bermasif di balik prediksi kentut konspirasi CIA
Lebih parah dari kolaborasi Jibril dan Salamullah

[Chorus: Jazakillah & Friend]
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari

[Verse 2: Thufail Al Ghifari]
Aku adalah modernitas puritan
Yang menolak dialektisismu tanpa perumpamaan
Mimpi revolusimu adalah kronis kiasan fasis
Ku masih bisa lebih proporsional dari semua gelagat sok anti rasis
Pembenaran logis, kau memang Marxis kesiangan yang ironis
Demonstrasiku bergerak tanpa almamater
Nafas mikropon yang tak memerlukan breaker
Barometer prahara, kalkulasi agenda reformasi yang maya
Kau belenggu eksistensi bagai salju sahara
Musrikasi pemikiran antara Harry Panca dan Kapitalisme
Yang membidik sisi agama dan budaya konsumerisme
Kafir yang melempar granat pemikiran antara Tuhan dan ejakulasi
Doktrinasi praktis berdiri atas nama diskusi
Membuka pikiran tanpa bisa membedakan antara nafsu dan hak asasi
Maka persetan logika formal, ruang dialektika dan mimpi pembual
Lebih najis dari Ghetto GS
Objektifitas tanpa dalih bersama subversi yang pragmatis
Mensubversi pola pikir otak logika duniawi melekat
Kalian yang melempar bensin dan korek api
Aku yang membawa parang dan air mani
Elakan persepsi mengkarang dogma pada kacamata ideologi
Membusukkan implementasi di atas kancah prioritas narasi

[Chorus: Jazakillah & Friend]
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari
Thufail, Thufail Al Ghifari, Thufail, Thufail Al Ghifari

[Verse 3: Thufail Al Ghifari]
Filsafatku adalah hatiku, revolusiku adalah realisasi sikapku
Karena ini aku yang enggan terdefinisi oleh waktu
Yang lelah berkompromi dengan tradisimu
Yang kan selalu jujur di setiap nuraniku
Ini aku yang tetap menari bersama caci makimu
Terbakar di setiap bensin argumentasi
Mengkoloni pikiran yang kau tawar dengan kompromi
Benturkan logika di setiap batas hak asasi dan aqidah
Karena perbedaan adalah anugerah dan hidayah adalah pilihan
Merangsang persepsi keterbatasan surga dan neraka
Yang membunuh sempitnya hipokritas ruang diskusimu
Dan terlalu muak dengan stagnasi definisimu
Prediksi yang selalu terblacklist dengan sepihak
Di dalam selongsong tirani dan fasis penyeragaman serentak
Memicu sumbu kebencian di atas resensi energi kemunafikanmu
Karena aku adalah aku, persetan jika kau tak suka padaku
Kontribusi benteng reinkarnasi yang membabat lidah liur logikamu dengan jamban
Karena miskin logika itu lebih baik daripada miskin aqidah
Aktualitas perlawanan di atas orientasi pahala
Karena amarah dan parangku takkan pernah tertawa di depan lehermu
Bukan sekedar slogan

error: Content is protected !!