Lirik Lagu Thufail Al Ghifari – Surat Untuk Ibu adalah salah satu karya dalam album Syair Perang Panjang yang dirilis pada tahun 2004. Lagu ini memadukan rap dengan nuansa reflektif dan emosional, mengangkat kisah seorang anak yang menyampaikan isi hati kepada ibunya mengenai pilihan hidup dan keyakinan yang diyakininya. Melalui lirik yang puitis dan penuh perenungan, Thufail Al Ghifari menyampaikan pergulatan batin antara kasih sayang keluarga dan prinsip yang ia pegang.
Dalam “Surat Untuk Ibu”, Thufail Al Ghifari menghadirkan narasi yang sarat dengan tema hubungan keluarga, pencarian spiritual, dan kebebasan dalam menentukan jalan hidup. Lagu ini juga memuat berbagai referensi keagamaan sebagai bagian dari ekspresi dan sudut pandang penulis. Dengan pendekatan lirik yang argumentatif sekaligus personal, karya ini menjadi salah satu lagu yang menonjol dalam album Syair Perang Panjang karena mengajak pendengar untuk memahami perjalanan batin yang dituangkan melalui musik.
Lirik Lagu Surat Untuk Ibu
[Chorus: Proyi]
Dapatkah kau mau mengerti ikhlasnya pilihanku
Tentang Allah dan KebenaranNya sentuh jiwa
Ku tak pernah bermaksud menyakitimu
Tapi inilah jalan hidupku yang ku pilih tanpa paksaan
Nurani yang memanggil jiwaku
[Verse 1: Thufail Al Ghifari]
Dimana aku bersandung tentang dukamu
Inilah laguku untukmu ibu
Sekedar pengharapanku agar kau tahu
Setulus kewajibanku sebagai seorang anak
Membingkai kenangan kita
Butiran-butiran kenangan perjalanan waktu
Waktu yang selalu kuingat dalam sentuhan wejanganmu
Di ujung pintu rumah ku berlalu
Menahan pilu tentang kehilangan dirimu
Tapi jalan hidup adalah nuansa
Nuansa yang ingin kujawab dengan kebenaran yang sempurna
Berantah logika yang harus kuterima
Logika dari fakta konsekuensi ujung hati yang ingin bicara
Tentang fakta, tentang realita yang kutemukan bersama cinta empunya surga
Basah kasih sayang dari keharuman Madinah
Di setiap pertarungan sisi hati yang ingin menyapa hidayah
Hidayah dari sebuah permata
Yang membakar batas peradaban dunia
[Chorus: Proyi]
Dapatkah kau mau mengerti ikhlasnya pilihanku
Tentang Allah dan KebenaranNya sentuh jiwa
Ku tak pernah bermaksud menyakitimu
Tapi inilah jalan hidupku yang ku pilih tanpa paksaan
Nurani yang memanggil jiwaku
[Verse 2: Thufail Al Ghifari]
Salahkah aku bertanya tentang Trinitas
Atau tentang Tuhan yang kecewa kepada pohon Ara
Atau legenda Sang Rasul pembohong di Antiokhia
Lalu siapakah Lot dan Pornografi Incest dalam cerita Kejadian
Dan nabi seperti apakah yang telanjang di depan budak perempuan para hambanya
Seperti Absalom yang menzinai gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel
Skematis rasis di pintu Samaria
Dan perempuan Kana’an yang terkelaskan anjing pramuria
Beri celah antara kerancuan dan kitab tercabul melebur zina
Bagi Tuhan yang bahkan masih bisa tertidur dan menangis ketakutan
Bacakanlah doktrin itu Ibu
Dogma tritunggal yang membohongi fakta
Hingga misteri laki-laki yang bersinar dari pegunungan Paran
Generasi cahaya Robbani dari revolusi suku Kedar
Dan mimpi Yesaya atas kedatangan pasukan onta
Maka aku bersaksi Ibu, di atas ketulusan hati ini
Bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
[Chorus: Proyi]
Dapatkah kau mau mengerti ikhlasnya pilihanku
Tentang Allah dan KebenaranNya sentuh jiwa
Ku tak pernah bermaksud menyakitimu
Tapi inilah jalan hidupku yang ku pilih tanpa paksaan
Nurani yang memanggil jiwaku
