Cengkeh & Pala

Lirik Lagu Cengkeh & Pala – Nalking’s menghadirkan nuansa romantis khas Indonesia Timur dengan sentuhan budaya Maluku yang kental. Lagu yang dirilis pada 20 Mei 2026 ini memadukan lirik sederhana, suasana hangat, dan metafora rempah-rempah seperti cengkeh dan pala sebagai simbol cinta dan keindahan perempuan.

Dengan irama yang santai dan mudah dinikmati, “Cengkeh & Pala” menjadi lagu yang menggambarkan rasa kagum, cinta tulus, dan kebanggaan terhadap keindahan tanah timur Indonesia.

Lirik Lagu Cengkeh & Pala

[Verse 1]
Beta sadap everyday
Hallo ade nona, kaka on the way
Tabrakan mata lha jatuh di hati
Yah kalau bisa sehidup semati
Aroma tanah, cengkeh deng pala
Laki-laki bakar manyala
Sio ade nona, ni kaka pu gaya
Ujung tombak tenggara raya

[Chorus]
Kole, kole
Adu-duh sayang ko boleh
Seng ada yang bisa lawang
Senyum manis cengkeh pala
Kole, kole
Kole, kole
Kole, kole
Kole, kole

[Verse 2]
Bunga mereka ada di tengah kota
Bunganya abang ada di desa
Manis rupanya, cantik hatinya
Hanya satu, tak ada duanya
Seng bisa blok, nona pu gaya
Emas murni Irian Jaya
Sio ade nona, kaka pu cinta
Sama tinggi gunung binaiya

[Chorus]
Kole, kole
Adu-duh sayang ko boleh
Seng ada yang bisa lawang
Senyum manis cengkeh pala
Kole, kole
Kole, kole
Kole, kole
Kole, kole

Deskripsi

Lirik lagu Cengkeh & Pala – Nalking’s menceritakan tentang kekaguman seorang pria terhadap perempuan yang dianggap begitu spesial dan sulit dilupakan. Lagu ini juga membawa identitas budaya Indonesia Timur melalui penggunaan simbol rempah-rempah dan penyebutan daerah khas Maluku.

Pada verse pertama, pendengar langsung diperkenalkan dengan suasana romantis yang santai dan hangat. Kalimat “Tabrakan mata lha jatuh di hati” menggambarkan cinta pada pandangan pertama yang terasa natural dan sederhana.

Lirik “Aroma tanah, cengkeh deng pala” menjadi metafora kuat yang menghubungkan cinta dengan kekayaan alam Maluku. Cengkeh dan pala bukan hanya rempah khas Indonesia Timur, tetapi juga simbol kehangatan, keindahan, dan identitas budaya daerah tersebut.

Bagian chorus menghadirkan hook yang mudah diingat lewat pengulangan kata “Kole, kole”. Frasa ini memberikan nuansa ceria dan membuat lagu terasa ringan serta mudah diterima oleh pendengar.

Pada verse kedua, lagu mulai menggambarkan sosok perempuan yang dianggap berbeda dari yang lain. Lirik “Bunganya abang ada di desa” menunjukkan kebanggaan terhadap perempuan sederhana dari daerah, bukan dari gemerlap kota.

Penyebutan Gunung Binaiya dan Irian Jaya juga memperkuat identitas timur Indonesia dalam lagu ini. Hal tersebut membuat “Cengkeh & Pala” terasa bukan hanya sebagai lagu cinta, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap budaya dan keindahan kawasan timur Nusantara.

Secara keseluruhan, makna lagu Cengkeh & Pala adalah tentang cinta tulus, kekaguman terhadap perempuan sederhana, dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia Timur.

FAQs

Apa makna lagu Cengkeh & Pala – Nalking’s?

Makna lagu ini adalah tentang cinta tulus, kekaguman terhadap perempuan, dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia Timur.

Apa arti “Cengkeh & Pala” dalam lagu ini?

Cengkeh dan pala menjadi simbol kehangatan, keindahan, dan identitas khas Maluku serta Indonesia Timur.

Mengapa lagu ini terasa khas Indonesia Timur?

Karena menggunakan diksi daerah, referensi budaya Maluku, dan nuansa musik yang hangat serta santai.

Apa itu Gunung Binaiya yang disebut dalam lagu?

Gunung Binaiya adalah gunung tertinggi di Maluku yang menjadi simbol kebanggaan daerah timur Indonesia.

Kapan lagu Cengkeh & Pala dirilis?

Lagu ini dirilis pada 20 Mei 2026.