Lirik Lagu Jathilan – Ettasoju merupakan karya Hip Hop Jawa yang mengangkat salah satu kesenian tradisional paling terkenal di Pulau Jawa, yaitu Jathilan atau Kuda Lumping. Melalui perpaduan rap berbahasa Jawa dengan unsur budaya lokal, Ettasoju menghadirkan lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pendengar untuk mengenal dan melestarikan warisan budaya leluhur.
Lagu ini menggambarkan berbagai elemen yang identik dengan pertunjukan Jathilan, mulai dari ritual pembukaan, musik pengiring, suasana pertunjukan, hingga nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Dengan lirik yang kaya akan istilah tradisional Jawa, “Jathilan” menjadi bentuk apresiasi terhadap kesenian rakyat yang masih bertahan dan berkembang hingga saat ini.
Lirik Lagu Jathilan
[Intro]
Niat ingsun poro pepunden ingkang minulyo
Meret meret temukul danyang ing mriki
Kula nyuwun rawuh kanggeh hajat punika
Acara kawula anak putu punika
Kakang kawah adi ari ari papat jejer limo pancer
Ewangono aku saiki, saiki
Hong wilaheng sekaring bawana langgeng
Sun ajiku ati netra sumunar
Ndak sunarke marang sakabehing jalmo ulap
Sulap silap
[Verse 1]
Seni jathilan saking tanah jawi
Rino lan wengi poso pati geni
Semedi golek demit sekti, ingsun pengawak jagat iki
Jaganen aku tekaning pati
Sumerep mataku ragaku katon suwung
Ndadiku macan loreng seneng ngentekno ingkung
Aduh aduh biyung, aduh kaki danyang
Balekke jaranku aku wes kadung gemblong
[Chorus]
Tarine tarine luwes kang sae
Poro srikandine duh banget ayune
Kesenian jathilan raono matine
Ngadek jejeg budayane, ayo podo ngelestarike
[Verse 2]
Wes ditabuh kendange, gemblong sworo bendhe ne
Ngumbar ning angkoso dongo tetolak balak kekarone
Ketilep plompong keli, ndadi wus nibo nangi
Slaman slumun slamet pentol bejere wus jejagani
Niat jogo tradisi ugo budi pekerti
Supoyo ora lali anak putu podo ngerti
Niat ingsun manjing jero ragane
Dupo mowo menyan kembang dadi sesajene
Nyeyuwun marang sanyang subur mukti tandurane
Sedekah marang bumi mugo lestari jagate
O jathilan arane jan tiltilan tenan
Tradisi klasik pardikem kreasi dadi tontonan
Ojo podo isen nguri uri budayane
Yen dudu awakmu terus sopo sing nerusake
[Chorus]
Tarine tarine luwes kang sae
Poro srikandine duh banget ayune
Kesenian jathilan raono matine
Ngadek jejeg budayane, ayo podo ngelestarike
Deskripsi
Lagu “Jathilan” dari Ettasoju mengangkat tema pelestarian budaya Jawa melalui kesenian tradisional Jathilan atau Kuda Lumping. Sejak bagian intro, pendengar dibawa ke dalam suasana ritual yang sering dikaitkan dengan pertunjukan Jathilan. Berbagai istilah yang merujuk pada leluhur, pepunden, dan unsur spiritual digunakan untuk menggambarkan nilai budaya yang melekat pada kesenian tersebut.
Pada verse pertama, Ettasoju menggambarkan pengalaman dan suasana yang sering diasosiasikan dengan pertunjukan Jathilan. Lirik-liriknya menampilkan simbol-simbol budaya Jawa yang telah lama dikenal masyarakat, termasuk kisah-kisah yang berkembang di sekitar pertunjukan rakyat tersebut. Penggunaan bahasa Jawa yang kuat membuat lagu ini terasa autentik dan dekat dengan akar budaya asalnya.
Bagian chorus menjadi inti pesan lagu, yaitu ajakan untuk menjaga dan melestarikan kesenian Jathilan. Ettasoju menyoroti keindahan gerakan tari, para penari yang tampil memukau, serta pentingnya mempertahankan kesenian tradisional agar tidak hilang ditelan zaman. Pesan ini disampaikan secara sederhana namun mudah diingat oleh pendengar.
Pada verse kedua, lagu semakin menekankan pentingnya menjaga tradisi dan budi pekerti. Selain menggambarkan berbagai unsur yang hadir dalam pertunjukan Jathilan, Ettasoju juga menyampaikan bahwa budaya bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari identitas masyarakat yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Liriknya mengingatkan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama.
Secara keseluruhan, Lirik Lagu Jathilan – Ettasoju merupakan bentuk penghormatan terhadap kesenian tradisional Jawa yang telah hidup selama berabad-abad. Melalui balutan Hip Hop Jawa yang modern, lagu ini berhasil memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda tanpa kehilangan esensi tradisinya.
FAQs
Lagu “Jathilan” dibawakan oleh Ettasoju, musisi Hip Hop Jawa yang dikenal sering mengangkat tema budaya, sejarah, dan tradisi Jawa dalam karya-karyanya.
Lagu ini mengandung pesan tentang pentingnya melestarikan kesenian Jathilan atau Kuda Lumping sebagai bagian dari warisan budaya Jawa.
Jathilan adalah kesenian tradisional Jawa yang menampilkan tarian dengan properti kuda anyaman bambu, sering dikenal juga sebagai Kuda Lumping.
Pesan utamanya adalah menjaga tradisi, menghormati warisan leluhur, dan meneruskan budaya Jawa kepada generasi mendatang.
Lagu “Jathilan” termasuk dalam genre Hip Hop Jawa yang memadukan musik rap modern dengan unsur budaya dan bahasa Jawa.