Lirik Lagu Big Rufei – Papua Not Empty Land menghadirkan karya yang sarat kritik sosial dan pesan tentang kondisi masyarakat Papua. Lagu ini ditulis dan dibawakan oleh Derfla, diproduseri oleh Trvppvche, dan dirilis pada 14 Juli 2026. Dengan perpaduan gaya UK Drill dan dialek Papua, lagu ini tampil berbeda sekaligus memperkuat identitas budaya yang diusung.
Melalui “Papua Not Empty Land”, Big Rufei menyoroti berbagai isu seperti eksploitasi sumber daya alam, ketimpangan pembangunan, pendidikan, serta kehidupan masyarakat pribumi di Papua. Liriknya menggambarkan keresahan terhadap perubahan sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat setempat, sekaligus menegaskan bahwa Papua bukanlah tanah kosong yang dapat diperlakukan semena-mena. Dengan pesan yang tegas dan penuh emosi, lagu ini menjadi bentuk ekspresi suara anak Papua terhadap realitas yang mereka hadapi.
Lirik Lagu Papua Not Empty Land
[Verse 1]
Singing pakai dialeg Papua
Lidah logat UK Drill tra papa
Asked me where I came from
Kei asli lahir besar Sorong
Mexicano Papua freedom
Naungan merah putih tong
Makan hutan air dong minum
Bagaimana sudah puas kah belum?
I’m not suprise
Sa bencana buat tong rise
Kasih lengser macam Amien Rais
Hapus sejarah setelah for five
Thank you for Pesta Babi
IQ pintar toki testa lagi
Busuk tabongkar takut rugi
Saksi dibungkam, mungkin money
MBG dong buat I don’t know why, know why
Trada uang sekolah mama bapa bakalai
Study gratis saja cukup untuk melerai
Makan tara cukup kalau study tara selesai
[Hook]
Papua, Papua is not an empty land
Dong ambil, dong jual, miskin dong permanen
Papua, Papua is not an empty land
Dong ambil, dong jual, miskin dong permanen
[Verse 2]
Coba stop tambah-tambah militer
Aparat banyak su ditransfer
Kriminalitas terus manuver
Why pembunuhan everywhere?
Makan gratis I don’t care
Yang street life pun tercecer
What the hell Papua ku makin angker
Makan tahun berganti era
Jalanan rusak menuju neraka
Lampu jalan yang menyala
Hanya seputar dalam kota
Uang pajak kas kembali, kalau kam tra peduli
Biar tong hidup dengan tong punya alam sendiri
Freeport, sawit, LNG, free for tuk ordal lagi
Pribumi makan hati, ku terlahir untuk mati
Freeport, sawit, LNG, free for tuk ordal lagi
Pribumi makan hati, ku terlahir untuk mati
