Lagu “Taguling Guling” dari Silet Open Up bersama Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel menghadirkan nuansa ceria, genit, dan penuh humor khas musik Timur Indonesia. Mengusung tema ketertarikan yang berlebihan hingga membuat seseorang “terguling-guling”, lagu ini memadukan rap, dialek daerah, dan beat yang enerjik. Dirilis pada 16 Januari 2026, lagu ini cepat menarik perhatian karena liriknya yang ringan, menghibur, dan mudah diingat.
Lirik Lagu Taguling Guling
[Intro: Silet Open Up]
Ade bikin kaka mau gila
Manis tarada dua, itu muka ka gula?
Ade nona, ko makan apa?
Suka tebar pesona, kaka macam mo gila
[Chorus: Silet Open Up]
Ade nona buat kaka taguling taguling
Kepala sakit taguling taguling
Macam mo mati taguling gara-gara ade nona e
Manis sekali taguling taguling
Buat salting taguling taguling
Kaka ni jadi taguling karena ade nona e
[Verse 1: Jacson Zeran]
Eh, ala-alamak, tergila-gila orang pu anak
Mau dekat tapi pikir caranya bagaimana, ah
Dulu Maimuna, sekarang Terajana
Belis mahal karena su sarjana
Tapi sa takut sama tante, tante tara santai
Baru masuk rumah, dapa suruh duduk lantai
Oh-uo-uo, macam tikus tagepe
Oh-uo-uo, hidup su aneh-aneh
Rasa di hati su berbunga-bunga
Ade senyum, kaka meninggal dunia
Taguling guling, ko bikin tambah salting
Tabanting, pontang panting, dan pusing tujuh keliling
Tujuh keliling
[Instrumental Drop]
Taguling karena ade nona e
Nona e
Karena ade nona e
[Verse 2: Diva Aurel]
Nan denai takuik dulu uda ka denai maele
Le le makin maleh dek uda mabuak maere ere
Caliak manih uda tapadayo denai dibuek e
Kini lah cinto ndeh uda oi mati tande
Tolong lah bakareh kaka suka ade
Dulu denai diamkan, ondeh kini den pajaleh
[Verse 3: Ecko Show]
Tolong ade terima-terima-terima
Kaka punya cinta-cinta-cinta
Kalau sampai tidak-tidak-tidak
Kaka bisa gila-gila-gila
Kaka taguling kong tabanting
Lia ade sampe salting
Hati tagate tabola bale
Bikin susah tidur sampe
Aduh sialan, Begitu andalan
C paksa kenalan, Dengan sa pu gombalan
[Verse 4: Silet Open Up]
Aduh laki-laki timur ini memang sudah jatuh
Mo tahan tapi talalu kepala batu
Su manis tambah ade lai ko pakai gincu
Kaka pung hati jatuh di situ
Nona senyum talalu candu, lirik tipis sambil stecu
Adu-duh mama e, sa mau dia jadi ana mantu
[Bridge: Silet Open Up]
Ade bikin kaka mau gila
Manis tarada dua, itu muka ka gula?
Ade nona, ko makan apa?
Suka tebar pesona, kaka macam mo gila
[Chorus: Silet Open Up]
Ade nona buat kaka taguling taguling
Kepala sakit taguling taguling
Macam mo mati taguling gara-gara ade nona e
Manis sekali taguling taguling
Buat salting taguling taguling
Kaka ni jadi taguling karena ade nona e
Manis sekali taguling taguling
Buat salting taguling taguling
Kaka ni jadi taguling karena ade nona e
[Instrumental Drop]
Taguling karena ade nona e
Taguling karena ade nona e
Nona e
Nona e
Deskripsi
Secara garis besar, “Taguling Guling” menceritakan tentang rasa tergila-gila terhadap sosok perempuan yang sangat manis dan memikat, sampai-sampai membuat sang pria kehilangan kendali emosi dan logika. Istilah taguling guling (terguling-guling) digunakan sebagai metafora kondisi hati yang kalut, pusing, sekaligus bahagia karena jatuh cinta.
Pada bagian intro dan chorus, Silet Open Up langsung menegaskan inti lagu: pesona “ade nona” yang begitu kuat hingga membuat “kaka” sakit kepala, salting, dan seolah kehilangan akal. Pengulangan frasa taguling taguling memperkuat kesan obsesif namun tetap dibalut nuansa bercanda.
Verse 1 oleh Jacson Zeran menambahkan unsur realitas sosial. Ketertarikan bukan hanya soal perasaan, tetapi juga faktor keluarga, adat, dan gengsi. Lirik tentang “tante” dan “belis” menyentil dinamika pendekatan khas Timur dengan cara humoris.
Masuk ke Verse 2, Diva Aurel memberikan sudut pandang perempuan dengan sentuhan bahasa Minang. Bagian ini menambah warna lagu sekaligus menunjukkan bahwa ketertarikan bersifat dua arah—bukan hanya pihak pria yang “taguling”.
Di Verse 3, Ecko Show menegaskan kondisi cinta yang sudah di tahap tidak rasional: susah tidur, pikiran kacau, dan dorongan kuat untuk mendekat. Liriknya ekspresif, spontan, dan memperkuat nuansa rap enerjik.
Verse 4 dan bridge kembali ke Silet Open Up, menutup cerita dengan harapan serius: ketertarikan yang awalnya bercanda ternyata berujung keinginan menjadikan sang nona sebagai pasangan hidup.
Secara keseluruhan, lagu ini tidak menawarkan pesan berat, melainkan hiburan ringan tentang jatuh cinta yang berlebihan, dikemas dengan bahasa lokal, humor, dan energi positif.
FAQs
Lagu ini menggambarkan perasaan jatuh cinta yang begitu kuat hingga membuat seseorang kalut, salting, dan kehilangan kendali.
Secara harfiah berarti terguling-guling, digunakan sebagai metafora rasa cinta yang bikin pusing sekaligus bahagia.
Lagu ini menggunakan campuran bahasa Indonesia, dialek Timur, dan sentuhan bahasa daerah lain untuk memperkaya nuansa.
Lagu ini dibawakan oleh Silet Open Up, Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel.
Cocok untuk suasana santai, pesta, nongkrong, atau saat ingin menikmati lagu ceria dan menghibur.