Lirik Lagu Nartok – Aku Juga menghadirkan refleksi mendalam tentang keresahan yang dialami banyak orang di tengah kehidupan modern. Dirilis pada 10 April 2026 dan diproduseri oleh Jhon Kosalim, lagu ini memadukan lirik puitis dengan narasi yang jujur mengenai kecemasan, tekanan hidup, serta pergulatan batin yang sering kali disembunyikan di balik kehidupan sehari-hari.
Melalui lagu “Aku Juga”, Nartok mengajak pendengar menyadari bahwa rasa takut, lelah, dan ketidakpastian merupakan pengalaman yang dapat dirasakan siapa saja. Pengulangan frasa “aku juga” menjadi simbol empati sekaligus pengingat bahwa tidak ada manusia yang benar-benar sendiri dalam menghadapi pergumulannya. Berikut adalah lirik lagu Nartok – Aku Juga selengkapnya.
Lirik Lagu Aku Juga
[Verse 1]
Nikotin mengkabut palatum, habis sekotak dan jadi biang
Shifting malam siang, badan terasa belum carpe diem
Scroll DM konek sintetis menghias
Balik ke beranda tren dan narasi meliar, sial
Kau tak usah risaulah, aku pun juga palsu di sini
Bila kau tak sanggup jujur, biar ku jadi narsum
Biar ku buka langsung yang di kepalamu, hmm
Kita depan mini mart, ku akan temani kau melamun
[Pre-Chorus]
Aku juga
Karena aku juga sama khawatirnya mirip dengan kalian
Karena aku juga, aku juga
Karena aku juga sama kepikiran mirip dengan kau
Karena aku juga
[Chorus]
Aku juga balap dengan umur
Aku sudah tak berharap banyak
Lelah habiskan tahun bergumul
Ingat diriku pun nanti jadi mayat
Karena aku juga sama khawatirnya mirip dengan kau
Karena aku juga, aku juga
[Verse 2]
Berkeringat menahan asam di lambung, mulut mulai melantur
Tuhan tak kuat lagi seakan bencana sengaja di sambung
Oh entah esok hancur berkeping, huh
Siapa saja, undang ku tuk minum
Maka sekali biarku lari, udah ingin dari kemarin
Jangan tanyakan esok hari, api ku kini tinggal sisa terakhir
Dan sikis ku tewas, tak ada tapi
Tapi di neraka ni kau dilarang tuk khawatir
Namun bila sebelum, lebih banyak lagi ku mengeluh
Cukup diam di situ, nihil sembuh juga walau kau beri peluk
Tetap denyut, ini beermu, lekas teguk, kulihat awannya makin hitam
Seperti cara kita melihat takdir, yang makin hari makin timpang
Ku tak bilang kan menyerah, mau tak mau jalani peran
Denyut ini dititip, pil pahit harus ditelan
Sudah rueun gerimis, puas mengutuk nasib
Rokok lekas kau matikan, esok lusa di sini lagi
[Pre-Chorus]
Aku juga
Karena aku juga sama khawatirnya mirip dengan kalian
Karena aku juga, aku juga
Karena aku juga sama kepikiran mirip dengan kau
Karena aku juga
[Chorus]
Aku juga balap dengan umur
Aku sudah tak berharap banyak
Lelah habiskan tahun bergumul
Ingat diriku pun nanti jadi mayat
Karena aku juga sama khawatirnya mirip dengan kau
Karena aku juga, aku juga