Lagu “Bagi Kali [÷ x]” dari Ken Amok menghadirkan lirik yang penuh dengan permainan kata, makna mendalam, dan metafora tajam. Dengan latar belakang musik rap yang kuat serta produksi dari Prime Manifez, lagu ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang penuh energi dan intelektual. Dirilis oleh Def Bloc pada 3 Januari 2025, lagu ini menjadi bukti kemampuan Ken Amok dalam merangkai kata dengan kompleksitas tinggi, menyajikan refleksi kehidupan, perjuangan, dan kepekaan sosial dalam bentuk lirik yang tajam dan penuh makna.
Lirik Lagu Bagi Kali [ ÷ x ]
Esensiku esensial, exit tanda sial
Eksistensiku eksklusif, semua chef bersiap
Rapku residensi suruh presidenmu diam
Dance with the devil, susun sepresisi Dia
Matematikaku bagi-bagi baru kali
Tematik mati kaku biru terapung di kali
Bagiku, bagi bukan mengakali
Seka sesekali sejak hidup ni sekali
Keringat sering kali jadi pengingat
Terik, kering, sesak, sendimu tak terima
Selain penikmat, kata sandiku prima
Literasi tak bersekat sejak aku berima
Bukan berlima, ku dua dalam lamunan
Tujuanku bunuh waktu dengan maut serumah
Lantun sempurna purna mampus tak punah
pun kau serpihan tak penting tak seperti lagu-Nya
Blaga belagu lagumu lagu-laguan
Gak laku beradu angkuh kalau ragu duluan
Di peraduan ku tak pernah mendua
Dari pena terbuang ku dari situ terbuat
Bergerak-gerak, sisir ragu barang sehelai
Usus terburai, rambut susah terurai
Bukan teguran, kau tengok lawan bicara
Dengar bahasa isyarat sebelum mulai bicara
Rupiah cair sejak ni hati membeku
Pencarian tak berakhir hari-hariku terbentuk
Standarku bentur sedang kau cambuk dan pecut
Kusadar saat bertekuk, kau sadar setelah ditepuk
Latih yang tekun bebas tempuh macam kuli
Dengar lagi yang kau tulis sebelum tuli
Sebelum kulit, jauh sebelum tulang mempersulit
Aku pecundangi kobra yang menari depan suling
Kau dengar?
Deskripsi
Lirik lagu “Bagi Kali [÷ x]” dipenuhi dengan simbolisme matematis, yang tidak hanya digunakan sebagai permainan kata tetapi juga sebagai metafora untuk kehidupan dan perjuangan.
Penggunaan simbol matematika dalam lirik seperti “bagi-bagi baru kali” mengisyaratkan konsep keseimbangan, perjuangan, dan keadilan dalam hidup.
Lirik dengan metafora tajam, seperti “Dance with the devil, susun sepresisi Dia”, menunjukkan keberanian menghadapi tantangan dengan strategi dan ketelitian.
Refleksi perjuangan hidup, terlihat dalam bait seperti “Keringat sering kali jadi pengingat, terik, kering, sesak, sendimu tak terima”, yang menggambarkan kerasnya perjuangan dalam mencapai sesuatu.
Sindiran sosial dan kritik budaya, seperti “Standarku bentur sedang kau cambuk dan pecut, kusadar saat bertekuk, kau sadar setelah ditepuk”, yang menggambarkan perbedaan pola pikir antara mereka yang terus berjuang dengan mereka yang hanya bertindak setelah mendapat tekanan.
Lagu ini bukan sekadar rap biasa, tetapi sebuah karya yang sarat akan pesan filosofis dan refleksi diri, menjadikannya lebih dari sekadar hiburan, melainkan juga bahan pemikiran yang mendalam.
FAQs
Lagu ini menggambarkan refleksi hidup, perjuangan, dan keseimbangan dalam kehidupan dengan menggunakan metafora matematis dan lirik yang tajam.
Lagu ini ditulis oleh Ken Amok dan diproduksi oleh Prime Manifez di bawah label Def Bloc.
Lagu ini bergenre rap/hip-hop dengan lirik yang penuh permainan kata, kritik sosial, dan filosofi kehidupan.
Liriknya menggunakan banyak metafora matematis dan diksi yang kompleks, mencerminkan gaya penulisan yang unik dan penuh makna.
Lagu ini mengajak pendengar untuk berpikir lebih dalam tentang kehidupan, perjuangan, dan bagaimana cara seseorang menghadapi tantangan dengan strategi dan kecerdasan.