Lirik Lagu Ical Mosh – Sangkakala merupakan lagu yang dirilis pada 28 Juni 2026 melalui Hittaz Records. Ditulis oleh Ical Mosh, lagu ini mengangkat tema religi dengan lirik yang sarat akan renungan mengenai kehidupan, kematian, serta hari kebangkitan dalam ajaran Islam.
Melalui “Sangkakala”, Ical Mosh mengajak pendengar untuk merenungkan kefanaan dunia dan pentingnya mempersiapkan bekal amal sebelum datangnya Hari Kiamat. Dengan menghadirkan gambaran tentang tiupan sangkakala, kebangkitan manusia, hingga proses perhitungan amal, lagu ini menyampaikan pesan spiritual yang kuat tentang keimanan, introspeksi diri, dan pentingnya selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perpaduan lirik yang puitis dengan pesan yang mendalam menjadikan “Sangkakala” sebagai lagu yang menginspirasi sekaligus mengajak pendengar untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Lirik Lagu Sangkakala
[Intro]
Bila sangkakala ditiup sekali
Gugurlah dunia yang kita miliki
Bila sangkakala ditiup kembali
Bangkitlah insan dari tanah sepi
[Verse 1]
Di langit yang dahulu megah berdiri
Mendung hitam menutup cahaya pagi
Manusia berlari mencari tempat sembunyi
Namun bumi sendiri enggan lagi berjanji
Gunung yang teguh menjadi debu berterbangan
Laut yang tenang melimpah tanpa sempadan
Segala nama darjat dan kemegahan
Hilang nilainya di hadapan Tuhan
[Bridge]
Tiada lagi suara yang berbangga
Tiada lagi mahkota atau kuasa
Yang tinggal hanya amalan di dada
Menunggu timbangan yang tidak pernah silap kira
[Chorus]
Bila sangkakala ditiup sekali
Gugurlah dunia yang kita miliki
Bila sangkakala ditiup kembali
Bangkitlah insan dari tanah sepi
Hari yang dijanji akhirnya terjadi
Tiada yang mampu lari atau sembunyi
Yang benar akan tetap berdiri
Yang dusta tersungkur bersama mimpi
[Verse 2]
Matahari didekatkan tanpa teduhan
Peluh mengalir menurut timbangan
Ada yang tenang dalam perlindungan
Ada yang tenggelam dalam penyesalan
Kitab dibuka satu persatu
Tiada yang hilang walau sebesar debu
Lidah terkunci anggota menjadi saksi
Mencerita dosa disegenap sisi
[Bridge]
Tiada lagi suara yang berbangga
Tiada lagi mahkota atau kuasa
Yang tinggal hanya amalan di dada
Menunggu timbangan yang tidak pernah silap kira
[Chorus]
Bila sangkakala ditiup sekali
Gugurlah dunia yang kita miliki
Bila sangkakala ditiup kembali
Bangkitlah insan dari tanah sepi
Hari yang dijanji akhirnya terjadi
Tiada yang mampu lari atau sembunyi
Yang benar akan tetap berdiri
Yang dusta tersungkur bersama mimpi